Seluruh pasien yang diteliti mengalami impotensi mulai dari level ringan hingga berat. Hasilnya menunjukkan, sekitar 65 persen pria kesulitan mengalami orgasme dan 58 persen bermasalah saat ejakulasi.
Dalam beberapa dekade terakhir, kita selalu terpusat pada masalah kekerasan penis, di mana ereksi merupakan sinonim dari fungsi seksual yang normal. Namuan demikian, kebanyakan pasien ternyata mengaku bahwa masalah-masalah terkait ejakulasi -- seperti menurunnya kekuatan atau volume atau menurun dan meningkatnya sensasi orgasme -- juga sebagai hal yang penting," tambahnya.
Riset, yang dipublikasi dalam British Journal of Urology International, itu menemukan bahwa masalah-masalah ejakulasi dan orgasme di luar dugaan menjadi keluhan di antara pasien yang mengalami impotensi/DE ringan. Kegagalan atau gangguan orgasme dilaporkan mencapai 26 persen pada kelompok ini, sedangkan gangguan ejakulasi mencapai 8 persen.
"Ini mengindikasikan bahwa gangguan seksual selain masalah ereksi juga sering terjadi bahkan pada pria yang tidak mengidap disfungsi ereksi," tandas Paduch.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar